SUCCESS STORY ALUMNI SEKOLAH CODING & AI BUSINESS - TEKNO AI ACADEMY
SUCCESS STORY ALUMNI SEKOLAH CODING & AI BUSINESS - TEKNO AI ACADEMY
Alumni Tekno AI Academy by Link Productive berhasil menguasai skill coding dan AI yang langsung diterapkan dalam proyek nyata. Mereka mampu membangun portofolio digital seperti website dan sistem berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan industri. Kini, banyak alumni telah bekerja di bidang teknologi, menjadi freelancer, atau mengembangkan bisnis digital secara lebih efisien.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier Strategis di Dunia Perbankan
Nur’afni Bulandari, mahasiswa Universitas Gadjah Mada, memulai perjalanannya melalui program AI for HR & GA di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari pengelolaan administrasi HR, pengembangan sistem kerja, hingga memahami peran strategis HR & GA dalam mendukung pertumbuhan bisnis.
Pengalaman nyata tersebut membentuk kemampuan profesional, komunikasi, serta pemahaman mendalam tentang dunia kerja. Lingkungan yang suportif dan penuh kolaborasi membuatnya mampu berkembang dan berkontribusi secara maksimal dalam setiap project yang dijalankan.
Hasilnya, Nur’afni kini berkarier sebagai SME Relationship Manager di PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dengan mitra bisnis nyata mampu mempercepat kesiapan kerja dan membuka peluang karier di industri profesional.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier Profesional di Bidang HR
Yazid Ali Samanhudi, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for HR & GA di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari komunikasi bisnis, pengelolaan SDM, hingga memberikan rekomendasi strategis di bidang Human Resource dan General Affair.
Pengalaman terjun langsung ke project nyata membuat Yazid mengasah kemampuan kerja tim, problem solving, serta keberanian dalam memberikan insight yang berdampak bagi pengembangan bisnis. Proses ini juga didukung dengan lingkungan belajar yang kolaboratif bersama mentor berpengalaman.
Hasilnya, Yazid kini berhasil berkarier sebagai Human Resource Specialist di PT Tiga Putra Raja Banten. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dengan mitra bisnis nyata mampu membentuk skill siap kerja dan membuka peluang karier lebih cepat di dunia industri.
Success Story: Dari Project UMKM ke Pengalaman HR di Instansi Pemerintah
Intan Sakhety Mahar, mahasiswi Universitas Lampung, memulai perjalanannya melalui program AI for HR & GA di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari memahami proses pengelolaan SDM, administrasi HR, hingga mengembangkan keterampilan komunikasi dan koordinasi tim dalam konteks bisnis nyata.
Pengalaman tersebut tidak hanya memperkuat skill teknis di bidang HR, tetapi juga membentuk kemampuan teamwork, leadership, dan public speaking melalui lingkungan belajar yang suportif dan kolaboratif lintas universitas.
Hasilnya, Intan berhasil mendapatkan kesempatan magang sebagai Human Resource di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan pengalaman nyata bersama mitra bisnis mampu mempercepat pengembangan skill dan membuka peluang karier di dunia profesional.
Success Story: Dari Project HR UMKM ke Peran Strategis Human Capital
Fina Bidayannashiroh, mahasiswa Universitas Mercu Buana, memulai perjalanannya melalui program AI for HR & GA di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari pengelolaan administrasi HR, proses rekrutmen, hingga penerapan psikotes dan pendekatan Industrial Psychology dalam pengembangan SDM.
Pengalaman tersebut membentuk kombinasi skill praktis, baik softskill maupun hardskill di bidang Human Resource & General Affair. Didukung dengan pengalaman berbagi ilmu psikologi serta keterlibatan langsung dalam project nyata, Fina memiliki kesiapan kerja yang lebih matang dan aplikatif.
Hasilnya, Fina kini berkarier sebagai Human Capital Talent Performance & Management di PT Satyalaksana Sangkala Adikarim Perkasa. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan pengalaman nyata bersama mitra bisnis mampu membuka peluang karier lebih cepat di bidang Human Capital.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier Profesional di Bidang HR & GA
Khadafi Ahmad, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for HR & GA di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari pengelolaan administrasi, penguatan sistem HR & GA, hingga melatih kemampuan problem solving dalam situasi nyata bisnis.
Pengalaman tersebut membentuk pola pikir yang lebih kritis, cepat, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan berbagai tantangan kerja. Tidak hanya hard skill, Khadafi juga mengasah soft skill yang menjadi kunci kesiapan memasuki dunia profesional.
Hasilnya, Khadafi kini berkarier sebagai General Affair Staff di PT Jasa Raharja (Persero). Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan pengalaman langsung dengan mitra bisnis mampu meningkatkan kesiapan kerja dan membuka peluang karier lebih cepat.
Success Story: Mengasah Skill HR dari Project UMKM Nyata
Masayu Nadia Salsabila, mahasiswa Universitas Gadjah Mada, memulai perjalanannya melalui program AI for HR & GA di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan langsung ilmu manajemen sumber daya manusia melalui pendampingan mitra UMKM—mulai dari pengelolaan SDM, administrasi GA, hingga memahami kebutuhan organisasi secara nyata.
Pengalaman tersebut memperkuat skill praktis, kemampuan kerja tim, serta kesiapan menghadapi dunia profesional. Didukung dengan lingkungan kolaboratif bersama tim MSIB dan Link Productive, Masayu mampu berkembang dan mengaplikasikan ilmunya secara langsung di lapangan.
Kisah ini membuktikan bahwa belajar HR dan bisnis berbasis project nyata tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga untuk membangun karier sejak dini.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier Finance Profesional
Vania Talitha Veda, mahasiswi Universitas Islam Indonesia, memulai perjalanannya melalui program AI for Finance di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Selama program berlangsung, Vania terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari menyusun laporan keuangan, mengelola arus kas, hingga menggunakan aplikasi akuntansi untuk meningkatkan efisiensi bisnis.
Pengalaman nyata tersebut membentuk ketelitian, kemampuan analisis keuangan, serta pemahaman praktis dunia finance yang siap diterapkan di industri. Lingkungan belajar yang kolaboratif juga mendukung Vania untuk berkembang lebih cepat dan percaya diri.
Hasilnya, Vania kini berhasil berkarier sebagai Finance – Account Receivable di MyRobin.id. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan pengalaman langsung dengan mitra bisnis mampu membuka peluang karier lebih cepat di bidang keuangan.
Success Story: Dari Project Keuangan UMKM ke Karier Profesional
Calista Zahra Maharani, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, memulai perjalanannya melalui program AI for Finance di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung sebagai Finance Supervisor dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari pengelolaan keuangan, analisis laporan, hingga penerapan sistem keuangan yang lebih efektif dan terstruktur.
Pengalaman praktik langsung tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman finansialnya, tetapi juga mengasah berbagai skill penting seperti problem solving, komunikasi, dan adaptasi di dunia kerja. Didukung oleh mentor berpengalaman dan lingkungan yang kolaboratif, Calista mampu berkembang dengan cepat sekaligus membangun relasi profesional.
Hasilnya, Calista kini telah berkarier di dunia kerja. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan pengalaman nyata bersama mitra bisnis UMKM mampu meningkatkan kompetensi sekaligus membuka peluang karier lebih cepat.
Success Story: Dari Project UMKM ke Pengalaman di Institusi Strategis Nasional
Dea Oktavina, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for Finance di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari penyusunan laporan keuangan, analisis finansial, hingga pengelolaan anggaran berbasis kebutuhan bisnis nyata.
Pengalaman tersebut membentuk keterampilan praktis di bidang keuangan serta pemahaman yang kuat terhadap manajemen finansial di dunia usaha. Didukung oleh mentor berpengalaman dan lingkungan belajar yang kolaboratif, Dea juga memperluas relasi profesional yang mendukung perkembangan kariernya.
Hasilnya, Dea kini mendapatkan kesempatan magang sebagai Team Management Internal di Bank Indonesia. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan pengalaman nyata bersama mitra bisnis mampu membuka peluang berharga hingga ke institusi strategis nasional.
Success Story: Dari Project Keuangan UMKM ke Karier Akuntan Profesional
Dwi Rahmasari K, mahasiswa Universitas Bina Bangsa, memulai perjalanannya melalui program AI for Finance di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM, khususnya dalam sistem pencatatan dan pengelolaan keuangan—mulai dari memahami arus kas, laporan keuangan, hingga membantu meningkatkan ketertiban finansial bisnis.
Pengalaman tersebut tidak hanya membangun keterampilan teknis di bidang keuangan, tetapi juga mengasah soft skill seperti komunikasi, tanggung jawab, dan problem solving melalui kasus nyata di lapangan.
Hasilnya, Dwi kini berhasil berkarier sebagai Akuntan di Badan Gizi Nasional Lampung. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dengan mitra UMKM mampu meningkatkan kesiapan kerja sekaligus membuka peluang karier di bidang keuangan secara lebih cepat.
Success Story: Dari Project UMKM ke Implementasi Nyata Sistem HSE di Industri
Miftachurrohman, mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret, memulai perjalanannya melalui program AI for HSE di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra bisnis UMKM, sekaligus mendapatkan pengalaman nyata dalam membangun dan mengimplementasikan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sesuai standar regulasi.
Melalui pengalaman tersebut, Miftachurrohman tidak hanya memahami konsep keselamatan kerja, tetapi juga mampu menerapkannya langsung di dunia industri. Ia mendapatkan kepercayaan untuk terjun langsung dalam implementasi SMK3 berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012—sebuah pengalaman yang jarang didapatkan sejak masih kuliah.
Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan keterlibatan langsung dengan mitra bisnis nyata mampu membentuk skill aplikatif dan kesiapan kerja yang lebih unggul sejak dini.
Success Story: Dari Project UMKM ke Implementasi Nyata Sistem HSE di Industri
Miftachurrohman, mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret, memulai perjalanannya melalui program AI for HSE di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra bisnis UMKM, sekaligus mendapatkan pengalaman nyata dalam membangun dan mengimplementasikan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sesuai standar regulasi.
Melalui pengalaman tersebut, Miftachurrohman tidak hanya memahami konsep keselamatan kerja, tetapi juga mampu menerapkannya langsung di dunia industri. Ia mendapatkan kepercayaan untuk terjun langsung dalam implementasi SMK3 berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012—sebuah pengalaman yang jarang didapatkan sejak masih kuliah.
Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan keterlibatan langsung dengan mitra bisnis nyata mampu membentuk skill aplikatif dan kesiapan kerja yang lebih unggul sejak dini.
Success Story: Dari Project UMKM ke Dunia Industri HSE
Rachel Alma Syevina Putri, mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret, memulai perjalanannya melalui program AI for HSE di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari memahami aspek keselamatan kerja, identifikasi risiko, hingga membantu merancang sistem kerja yang lebih aman dan produktif.
Pengalaman nyata tersebut membentuk pemahaman praktis tentang HSE serta kemampuan kolaborasi lintas tim. Rachel juga mendapatkan kesempatan berharga untuk terlibat dalam inisiasi penerapan SMK3, yang memperkuat kesiapan dirinya menghadapi dunia industri.
Hasilnya, Rachel kini menjalani magang di PT Asahimas Flat Glass Tbk. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan keterlibatan langsung dalam pendampingan bisnis mampu membuka peluang karier dan pengalaman industri sejak dini.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier di Instansi Nasional
Syifa Mar’atussolihah, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for HSE di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari identifikasi risiko kerja, penerapan standar K3, hingga pengelolaan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
Pengalaman nyata tersebut membentuk pemahaman praktis di bidang Health, Safety, and Environment, sekaligus melatih ketelitian, analisis risiko, dan kesiapan menghadapi tantangan di dunia kerja. Didukung dengan bimbingan mentor dan exposure langsung ke lapangan, Syifa berkembang dengan cepat.
Hasilnya, Syifa kini berhasil berkarier di Badan Pusat Statistik. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan keterlibatan langsung dengan mitra bisnis mampu membuka peluang karier lebih luas, bahkan hingga ke instansi nasional.
Success Story: Dari Project UMKM ke Skill Profesional HSE Berbasis AI
Ihya Faizul Iman, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for HSE di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM, mulai dari identifikasi risiko kerja, penerapan standar HSE, hingga menyelesaikan berbagai project berbasis kondisi nyata di lapangan.
Melalui pengalaman tersebut, Ihya tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah skill praktis, problem solving, serta cara kerja profesional sebagai HSE Supervisor. Dukungan mentor yang intensif dan lingkungan kolaboratif membuat proses belajarnya semakin optimal.
Kisah ini membuktikan bahwa belajar berbasis project nyata bersama mitra bisnis tidak hanya meningkatkan skill, tetapi juga membentuk kesiapan karier sejak masih kuliah.
Success Story: Dari Project UMKM ke Posisi Strategis di Industri
Muhammad Hatta Ilham, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program berbasis project di Link Productive. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari analisis, komunikasi, hingga memberikan strategi pengembangan bisnis yang berdampak.
Pengalaman nyata tersebut membentuk skill praktis dan pemahaman industri yang kuat. Hasilnya, Hatta kini dipercaya sebagai PPIC Unit Head di PT Mayora Indah Tbk.
Kisah ini membuktikan bahwa belajar digital marketing dan bisnis lewat project nyata bukan hanya menambah skill, tapi juga membuka peluang karier yang lebih cepat dan lebih tinggi.
Success Story: Dari Project UMKM ke Dunia Industri PPIC & Production
Wahyu Hadi Sutiyono, mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta, memulai perjalanannya melalui program AI for PPIC & Production di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia tidak hanya belajar konsep, tetapi juga terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari memahami alur produksi, perencanaan PPIC, hingga mengoptimalkan proses bisnis menggunakan pendekatan berbasis teknologi dan AI.
Pengalaman nyata tersebut membentuk kemampuan analisis, pemahaman operasional, serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Didukung dengan pembekalan wawancara, psikotes, dan exposure ke industri, Wahyu berkembang dengan cepat dalam lingkungan belajar yang kolaboratif.
Hasilnya, Wahyu kini berhasil berkarier di PT Parkland World Indonesia (PWI). Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan pengalaman langsung dengan mitra bisnis mampu mempercepat kesiapan kerja dan membuka peluang karier di industri.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier di Bidang PPIC & Production
Rurit Usdiantiningsih, mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta, memulai perjalanannya melalui program AI for PPIC & Production di Link Productive dengan metode pembelajaran berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra bisnis UMKM, memahami alur kerja PPIC, serta mengasah kemampuan dalam mengelola perencanaan dan proses produksi secara nyata.
Tidak hanya itu, Rurit juga mendapatkan pembekalan karier seperti review CV, LinkedIn, portofolio, serta latihan psikotes yang memperkuat kesiapan memasuki dunia kerja. Pengalaman praktis yang tidak didapat di bangku kuliah ini menjadi bekal penting dalam pengembangan dirinya.
Hasilnya, Rurit kini berhasil berkarier di Mempeng Pilar Kreasi. Kisah ini membuktikan bahwa belajar berbasis project dengan keterlibatan langsung di dunia bisnis mampu meningkatkan kompetensi dan membuka peluang kerja lebih cepat.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier Global di Industri Manufaktur
Rosyid Abdullah, mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta, memulai perjalanannya melalui program AI for PPIC & Production di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Selama 5 bulan, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra bisnis UMKM—mulai dari memahami proses produksi, perencanaan PPIC, hingga mengasah kemampuan analisis dan problem solving di dunia nyata.
Tak hanya kemampuan teknis, Rosyid juga mengembangkan keterampilan interpersonal seperti kerja sama tim, komunikasi, dan empati dalam lingkungan kerja profesional. Pengalaman ini membentuk dirinya menjadi lebih siap menghadapi tantangan industri secara menyeluruh.
Hasilnya, Rosyid kini berhasil berkarier di Ningbo Borine Electric Appliance Co., Ltd. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dengan pengalaman langsung di dunia bisnis mampu membuka peluang karier, bahkan hingga ke level global.
Success Story: Dari Pendampingan UMKM ke Karier Profesional di Bidang PPIC
Wita Astika Noveza, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanan kariernya melalui program AI for PPIC & Production di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM, memahami proses produksi dari dasar, hingga membangun kemampuan perencanaan dan kontrol produksi secara nyata.
Pengalaman tersebut diperkuat dengan berbagai pembekalan seperti tes psikotes, simulasi wawancara kerja, pembuatan CV dan portofolio, serta presentasi progress kerja yang membantu meningkatkan kesiapan profesionalnya.
Hasilnya, Wita kini berhasil berkarier sebagai Production Planning Control di PT Sabatani Global Solusindo. Kisah ini membuktikan bahwa belajar melalui project nyata bersama mitra bisnis tidak hanya membangun skill, tetapi juga membuka jalan lebih cepat menuju dunia kerja profesional.
Success Story: Dari Project UMKM ke Dunia Kerja Pendidikan & Industri
Adisa Saffa Kamilla, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for PPIC & Production di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—memahami alur produksi, perencanaan PPIC, hingga membantu meningkatkan produktivitas bisnis dengan pendekatan berbasis teknologi.
Pengalaman tersebut tidak hanya membentuk skill teknis, tetapi juga kesiapan karier melalui pembekalan wawancara, psikotes, serta exposure langsung ke dunia industri dan UMKM. Lingkungan belajar yang suportif membuat Adisa berkembang lebih cepat dan percaya diri menghadapi dunia kerja.
Hasilnya, Adisa kini telah berkarier di Politeknik Krakatau. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dengan pengalaman nyata mampu membuka peluang karier lebih luas dan mempercepat kesiapan kerja di dunia profesional.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier di Bidang Purchasing
Muhamad Widho Santria, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for Purchasing di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari pengelolaan kebutuhan logistik, analisis pembelian, hingga menyusun strategi purchasing yang lebih efektif dan efisien.
Pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, ketelitian, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas di dunia nyata. Didukung dengan lingkungan belajar yang aplikatif, Widho mampu mengembangkan hard skill dan soft skill secara seimbang.
Hasilnya, Widho kini berkarier sebagai Procurement Culinary di Up Partner Venture Studio. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dengan mitra bisnis nyata mampu mempercepat kesiapan kerja dan membuka peluang karier di bidang strategis.
Success Story: Mengasah Skill Purchasing Lewat Project Nyata UMKM
Dian Nur Jannah, mahasiswa Universitas Gadjah Mada, mengembangkan kemampuannya melalui program AI for Purchasing di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari memahami kebutuhan pembelian, analisis supplier, hingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien.
Pengalaman terjun langsung ke lapangan memberikan Dian wawasan industri yang lebih luas sekaligus memperkuat kemampuan problem solving dan komunikasi. Selain itu, interaksi dengan berbagai mitra bisnis juga membantu memperluas jaringan profesionalnya sejak dini.
Kini, Dian menjalani pengalaman magang dengan bekal skill yang lebih siap dan relevan. Kisah ini menunjukkan bahwa belajar melalui project nyata bersama mitra bisnis bukan hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga membangun kesiapan karier di dunia profesional.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier di Quality Assurance Industri
Daniel Farhan Hanif, mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional, memulai perjalanannya melalui program AI for Quality Assurance di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari memastikan kualitas produk, analisis proses operasional, hingga penerapan standar Quality Assurance berbasis data dan teknologi.
Pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk soft skills seperti ketelitian, komunikasi, dan problem solving dalam lingkungan kerja profesional dan kolaboratif.
Hasilnya, Daniel kini berkarier sebagai Operation Auditor & QA Inspector di Shopee Xpress. Kisah ini membuktikan bahwa belajar melalui project nyata bersama mitra bisnis mampu membangun kompetensi yang relevan dan membuka peluang karier lebih cepat di dunia industri.
Success Story: Dari Project UMKM ke Peran Strategis Project & KPI Management
Salsabila Cahya Utami, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for Quality Assurance di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Selama program, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari memastikan kualitas proses bisnis, membantu analisis kinerja, hingga menyusun indikator KPI untuk meningkatkan performa usaha.
Pengalaman tersebut membentuk keterampilan teknis dan soft skills yang kuat, didukung oleh lingkungan belajar yang suportif, pelatihan intensif, serta pendampingan langsung dari mentor profesional. Hal ini membuat Salsabila mampu memahami kebutuhan industri secara lebih praktis dan aplikatif.
Hasilnya, Salsabila kini berkarier sebagai Project & KPI Management di PT KMK Global Sports. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dan keterlibatan langsung dengan mitra bisnis mampu mempercepat kesiapan kerja dan membuka peluang karier strategis di industri
Success Story: Membangun Fondasi Karier Quality Assurance dari Project Nyata
Mustika Carolin, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, memulai perjalanannya melalui program AI for Quality Assurance di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM—mulai dari memahami standar kualitas, proses kontrol, hingga memastikan peningkatan kualitas produk dan operasional bisnis.
Melalui bimbingan mentor yang suportif dan lingkungan belajar yang kolaboratif, Mustika tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan kerja di dunia profesional.
Saat ini, Mustika sedang menjalani program magang dengan bekal skill dan pengalaman nyata yang kuat. Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project bersama mitra bisnis mampu membentuk fondasi karier yang siap menghadapi tantangan industri.
Success Story: Membangun Skill Quality Assurance dari Project Nyata UMKM
Putri Noor Halimah, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, memulai perjalanannya melalui program AI for Quality Assurance di Link Productive dengan pendekatan berbasis project. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pendampingan mitra UMKM, khususnya dalam proses pengujian, analisis kualitas, serta membantu memastikan standar produk dan proses bisnis berjalan lebih optimal.
Melalui pengalaman nyata tersebut, Putri tidak hanya mengasah keterampilan teknis dalam quality assurance, tetapi juga mengembangkan kemampuan kerja tim, komunikasi, pengelolaan emosi, dan problem solving dalam situasi kerja yang sesungguhnya.
Saat ini, Putri sedang menjalani masa magang dengan bekal skill dan pengalaman yang lebih siap. Kisah ini membuktikan bahwa belajar melalui project nyata bersama mitra bisnis mampu membangun fondasi karier yang kuat sejak dini.
Success Story: Dari Project UMKM ke Karier sebagai IT Developer
Muhammad Fajrul Khaq, mahasiswa STMIK El Rahma Yogyakarta, memulai perjalanannya melalui program Web Developer berbasis project di Link Productive. Selama program, ia terlibat langsung dalam pengembangan website untuk mitra bisnis UMKM—mulai dari perancangan, pengembangan, hingga implementasi solusi digital yang membantu meningkatkan visibilitas dan efisiensi bisnis.
Pengalaman tersebut tidak hanya memperkuat skill teknis sebagai web developer, tetapi juga membentuk kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan problem solving melalui kerja tim lintas universitas. Ditambah dengan pembekalan psikotes dan simulasi wawancara, Fajrul semakin siap menghadapi dunia kerja profesional.
Hasilnya, Fajrul kini berkarier sebagai IT Developer di Lintasarta. Kisah ini membuktikan bahwa belajar melalui project nyata dan terjun langsung mendampingi UMKM dapat mempercepat penguasaan skill sekaligus membuka peluang karier di industri teknologi.
Success Story: Dari Project Website UMKM ke Karier sebagai Developer Profesional
Hervi Nur Rahmandien, mahasiswa Universitas Gadjah Mada, memulai perjalanannya melalui program Web Developer berbasis project di Link Productive. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pengembangan website untuk mitra UMKM—mulai dari perancangan, pembuatan, hingga optimalisasi tampilan dan fungsi website untuk kebutuhan bisnis.
Pengalaman nyata tersebut membentuk skill teknis yang kuat sekaligus pemahaman kebutuhan digital UMKM. Dengan lingkungan belajar yang aplikatif dan berdampak, Hervi mampu meningkatkan kompetensinya secara signifikan.
Hasilnya, Hervi kini berkarier sebagai Cipta IT Developer di CIKMB Niaga. Kisah ini membuktikan bahwa belajar coding melalui project nyata bersama mitra bisnis dapat membuka peluang karier lebih cepat di dunia industri digital.
Success Story: Dari Project Web UMKM ke Karier di Industri Perbankan
Iskan Mustamir, mahasiswa Universitas Gadjah Mada, memulai perjalanannya melalui program Web Developer berbasis project di Link Productive. Dalam program ini, ia terlibat langsung dalam pengembangan website untuk mitra bisnis UMKM—mulai dari perancangan UI/UX, pembuatan tampilan antarmuka, hingga memastikan website mampu mendukung kebutuhan bisnis secara optimal.
Pengalaman tersebut tidak hanya memperkuat skill teknis web development, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, fleksibilitas, dan pemahaman dunia kerja. Didukung dengan pembekalan wawancara dan psikotes, Iskan menjadi lebih siap menghadapi tantangan profesional.
Hasilnya, Iskan kini berkarier sebagai Network Engineer di PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kisah ini membuktikan bahwa belajar melalui project nyata bersama mitra UMKM dapat mempercepat peningkatan skill sekaligus membuka peluang karier di industri besar.
Success Story: Dari Project Web UMKM ke Karier di Industri Perbankan
Fadhlan Hisyam, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan, memulai perjalanannya melalui program Web Developer berbasis project di Link Productive. Selama program berlangsung, ia terlibat langsung dalam pengembangan dan maintenance website melalui pendampingan mitra bisnis UMKM—mulai dari memperbarui fitur, mengelola tampilan, hingga memastikan website berjalan optimal untuk kebutuhan bisnis.
Pengalaman nyata ini tidak hanya mengasah kemampuan teknisnya dalam pengembangan web, tetapi juga membentuk kemampuan komunikasi dan kolaborasi dalam tim. Dengan terlibat di berbagai proyek, Fadhlan memahami bagaimana teknologi web digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara langsung.
Hasilnya, Fadhlan kini berhasil berkarier sebagai IT Business Analyst di PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kisah ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis project dengan pengalaman nyata mampu membuka peluang karier lebih cepat di industri profesional.