SEKOLAH BISNIS KOPERASI & UMKM
SEKOLAH BISNIS KOPERASI & UMKM
UMKM yang sudah berjalan
Pelaku usaha rumahan
UMKM yang omzetnya stagnan
Seller marketplace
Pemilik brand lokal
Usaha kuliner, fashion, kerajinan, dan jasa
✅ Branding produk & identitas usaha
✅ Strategi meningkatkan penjualan
✅ Optimasi Marketplace & TikTok Shop
✅ Foto & video produk menggunakan HP
✅ Customer service & repeat order
✅ Pembukuan sederhana UMKM
✅ Strategi promosi media sosial
✅ Cara membuat usaha lebih profesional
Peserta memahami cara meningkatkan penjualan, memperkuat branding, dan membuat bisnis lebih tertata serta siap berkembang.
🎁 Template pembukuan UMKM
🎁 Review branding usaha
🎁 Grup konsultasi bisnis
🎁 Sertifikat pelatihan
Program pengembangan bisnis berbasis praktik untuk membantu UMKM meningkatkan penjualan, memperkuat branding, memperluas pemasaran digital, serta membuat usaha lebih tertata dan profesional.
Kelas ini dirancang untuk pelaku usaha yang sudah berjalan tetapi ingin berkembang lebih serius, meningkatkan omzet, dan membangun bisnis yang lebih stabil serta berkelanjutan.
UMKM yang sudah berjalan
Pelaku usaha rumahan
UMKM dengan omzet stagnan
Seller marketplace
Pemilik brand lokal
Usaha kuliner, fashion, kerajinan, dan jasa
Peserta akan belajar membangun identitas usaha yang lebih menarik dan mudah dikenal, mulai dari nama brand, tampilan produk, hingga strategi membangun kepercayaan pelanggan.
Belajar cara meningkatkan omzet melalui strategi promosi, penawaran produk, teknik closing sederhana, dan membangun loyalitas pelanggan.
Peserta dibimbing memahami cara memaksimalkan marketplace dan TikTok Shop agar produk lebih mudah ditemukan dan memiliki peluang penjualan lebih besar.
Praktik membuat konten produk yang lebih menarik menggunakan smartphone agar promosi terlihat lebih profesional tanpa alat mahal.
Belajar cara melayani pelanggan dengan baik agar meningkatkan kepuasan pelanggan dan peluang repeat order.
Peserta memahami dasar pengelolaan keuangan usaha agar pemasukan, pengeluaran, dan keuntungan bisnis lebih terkontrol.
Belajar membuat strategi konten dan promosi sederhana menggunakan Instagram, TikTok, WhatsApp, dan platform digital lainnya.
Peserta akan dibimbing membangun usaha yang lebih tertata, mulai dari pelayanan, branding, pemasaran, hingga pengelolaan usaha sehari-hari.
Program ini tidak hanya memberikan materi pelatihan, tetapi juga membantu peserta memahami langkah nyata untuk meningkatkan perkembangan usahanya.
Peserta akan mendapatkan:
✅ Pendampingan mentor bisnis
✅ Review usaha & branding peserta
✅ Evaluasi strategi penjualan
✅ Arahan pengembangan pemasaran digital
✅ Simulasi promosi & konten produk
✅ Konsultasi pengembangan usaha
✅ Networking & komunitas UMKM produktif
Fokus program ini adalah membantu UMKM:
Setelah mengikuti kelas ini, peserta diharapkan:
✅ Memahami strategi meningkatkan omzet
✅ Memiliki branding usaha yang lebih kuat
✅ Mampu mempromosikan produk secara digital
✅ Memiliki pengelolaan usaha yang lebih rapi
✅ Lebih siap mengembangkan bisnis secara berkelanjutan
🎁 Template pembukuan UMKM
🎁 Review branding usaha
🎁 Grup konsultasi bisnis
🎁 Sertifikat pelatihan
🎁 Pendampingan strategi promosi digital
🎁 Simulasi konten & pemasaran produk
Success Story Ibu Tria Wahyuni - Warung Jajan Q&Q
Dengan semangat untuk berkembang, Tria Wahyuni memulai Warung Jajan Q&Q sebagai usaha rumahan sederhana.
Melalui pendampingan dan proses belajar yang berkelanjutan, Tria mulai membenahi kualitas produk, memperkuat pengelolaan usaha, serta memperluas strategi pemasaran.
Perubahan ini membawa dampak nyata, di mana Warung Jajan Q&Q kini berhasil menjalin kerja sama dengan Koperasi Al Hanif. Kolaborasi ini tidak hanya membuka peluang pasar yang lebih luas, tetapi juga meningkatkan kepercayaan terhadap usahanya.
Kisah ini menjadi gambaran bahwa usaha kecil pun memiliki peluang besar untuk tumbuh dan berkembang ketika didukung dengan pendampingan yang tepat.
Success Story Ibu Meimullah – Owner Dapur Sesu
Dapur Sesu berawal dari dapur rumahan dengan semangat untuk terus berkembang. Meimullah secara bertahap membangun usahanya melalui proses belajar dan pendampingan yang berkelanjutan.
Mulai dari peningkatan kualitas masakan, pengelolaan produksi, hingga kesiapan dalam melayani pesanan skala lebih besar, Dapur Sesu terus bertransformasi menjadi usaha yang lebih profesional.
Perubahan ini membawa hasil nyata, di mana Dapur Sesu kini dipercaya dalam pengadaan catering untuk PT Surya Meiden Engineering dan beberapa perusahaan lainnya.
Kolaborasi ini menjadi langkah besar yang menunjukkan bahwa usaha kecil dapat berkembang dan menjangkau pasar industri.
Success Story Ibu Nining – Owner Niengs Gabin
Dengan semangat untuk berkembang, Ibu Nining memulai Niengs Gabin sebagai usaha kue rumahan sederhana.
Melalui pendampingan dan proses belajar yang berkelanjutan, ia mulai mengembangkan variasi rasa, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat pengelolaan usaha.
Perubahan ini membawa dampak nyata, di mana Niengs Gabin kini dipercaya dalam pengadaan kue untuk program MBG Krakatau Steel dan hampers di beberapa cafe.
Kolaborasi ini menjadi langkah besar yang menunjukkan bahwa usaha kecil dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Success Story Ibu Robiatul Adawiyah – Owner Rumah Ajaib
Rumah Ajaib lahir dari usaha rumahan dengan berbagai olahan kreatif seperti keripik ubi balut cokelat dan lainnya. Dengan semangat untuk berkembang, Robiatul Adawiyah terus berupaya meningkatkan kualitas dan variasi produknya.
Melalui pendampingan dan proses belajar yang berkelanjutan, produk Rumah Ajaib menjadi lebih siap bersaing, baik dari sisi rasa, kemasan, maupun daya tarik pasar.
Perubahan ini membawa dampak nyata, di mana Rumah Ajaib kini berhasil menjalin kerja sama dengan Ocil Toko Oleh-Oleh Cilegon, membuka peluang pasar yang lebih luas di sektor oleh-oleh.
Kisah ini menjadi bukti bahwa usaha kecil dapat berkembang dan menjangkau pasar retail yang lebih besar.
Success Story Ibu Nindya Ayu Wardani – Owner Teman Manis
Berawal dari usaha rumahan, Nindya Ayu Wardani mengembangkan Teman Manis sebagai produk makanan/minuman manis yang terus berinovasi mengikuti selera pasar. Pada awalnya, usaha ini masih memiliki jangkauan pemasaran yang terbatas dan belum terhubung dengan pasar yang lebih luas.
Melalui proses pendampingan, Nindya mulai meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta mengembangkan strategi pemasaran agar lebih siap masuk ke pasar kafe dan restoran.
Seiring perkembangan tersebut, Teman Manis berhasil menjangkau pasar yang lebih luas dan memiliki kesiapan dalam memenuhi permintaan secara konsisten.
Dampak nyata dari proses ini adalah terjalinnya kerja sama dengan Guruguru Cafe dan Samasama Resto, dengan sistem beli putus mencapai hingga Rp2.800.000 per bulan.
Kolaborasi ini membuka peluang pasar yang lebih stabil serta meningkatkan kredibilitas usaha Teman Manis di sektor kuliner.
Perjalanan ini menunjukkan bahwa usaha rumahan dapat berkembang dan menembus pasar kafe dan restoran dengan pendampingan yang tepat.
Success Story Ibu Marwah – Owner Alayka Products
Berawal dari usaha rumahan, Marwah mengembangkan Alayka Products sebagai produk yang terus ditingkatkan kualitas dan daya saingnya. Pada tahap awal, usaha ini masih memiliki keterbatasan dalam jangkauan pemasaran.
Melalui proses pendampingan, Marwah mulai memperbaiki kualitas produk, kemasan, serta strategi pemasaran agar lebih siap masuk ke pasar retail.
Seiring perkembangan tersebut, Alayka Products berhasil memperluas jangkauan pasar dengan masuk ke sektor oleh-oleh daerah.
Dampak nyata dari proses ini adalah terjalinnya kerja sama dengan Ocil Toko Oleh-Oleh Cilegon melalui sistem konsinyasi, sehingga produk dapat dipasarkan lebih luas dan memiliki peluang penjualan yang lebih stabil.
Perjalanan ini menunjukkan bahwa usaha rumahan dapat berkembang dan menjangkau pasar retail melalui strategi pemasaran yang tepat.
Success Story Ibu Lussiana Suwarno – Owner Brownies Sekat Anyer
Berawal dari usaha rumahan, Lussiana Suwarno mengembangkan Brownies Sekat Anyer sebagai produk kuliner yang terus meningkatkan kualitas dan daya saingnya. Pada awalnya, pemasaran masih terbatas dan belum menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui proses pendampingan, Lussiana mulai memperbaiki kualitas produk, meningkatkan kemasan, serta memperluas strategi pemasaran agar mampu masuk ke berbagai segmen pasar.
Seiring perkembangan tersebut, Brownies Sekat Anyer berhasil menjangkau berbagai channel, mulai dari pasar oleh-oleh hingga sektor industri dan perusahaan besar.
Dampak nyata dari proses ini adalah produk berhasil dipasarkan melalui Oleh-Olehin Cilegon, serta menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan seperti PT Indonesia Power Suralaya, PT Sankyu Indonesia International, Asahimas Chemical, Koperasi LOC, dan Chandra Asri Petrochemical.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa usaha kuliner lokal memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjangkau pasar retail hingga korporasi secara luas.
SHARING ALUMNI BISAPRENEUR ACADEMY
Bisapreneur Academy - Sharing Alumni - Lilis
Bisapreneur Academy - Sharing Alumni - Feby